Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Wednesday, 7 August 2019

The Dirt : Motley Crue dan mereka yg sudah selesai.

Saya terkejut karena kami masih hidup karena dulu saya berpikir bahwa kami pasti akan mati atau berakhir dipenjara. Kami bersikap buruk kepada banyak orang dan melakukan hal yg disesalkan tiap hari. Entah bagaimana kami bisa bertahan dan melewatinya bersama-sama"  -Nikki Sixx on The Dirt Movie- Sejujurnya saya tidak pernah menyukai Motley Crue meski sangat menggemari potongan rambut mereka. Suara Vince Nail terlalu manis utk disebut rock dan utk org-org sepertiku, suara yg kasar dan serak lebih terdengar jantan utk didengarkan. So? Bila harus memilih band seangkatannya, saya lebih memilih Blackie Lawless tapi ini bukan tentang Motley...

Saturday, 16 March 2019

Review Film Captain Marvel: Ketika Perempuan Menjadi Penyelamat Alam Semesta.

" Apa kalian siap jika salah satu Superhero Marvel ternyata seorang Gay? Atau mungkin Lesbian? MCU: Marvel Cinematik Universe sedang berusaha memainkan kontroversi ditengah penayangan film terbaru mereka, Captain Marvel. Kali ini, saya akan mereview film ini diluar desas desus yang sensasional itu." Ini bukan satu satunya film Marvel yang terbaik tapi ini adalah muasal-nya, semacam causa prima, seperti ledakan besar tempat sejarah alam semesta dimulai karena ini lah maka semua film Marvel layak ditunggu.  Jika Avengers telah menciptakan pasar tersendiri dan mewarnai kebudayaan kita dengan deretan superhero yang bahu membahu menyelamatkan...

Wednesday, 6 February 2019

Blackkklansman: Klu Klux Klan, Piala Oscar dan Rasisme

Prolog Well.. Dalam sejarah perhelatan piala Oscar, ada 6 orang sutradara afro amerika yang pernah masuk nominasi dan cuma satu yang berhasil membawa pulang Academy Awards, yakni  Jordan Peele ditahun 2018.  Dia menjadi yang terbaik dalam kategori Best Original Screenplay  dalam film Get Out yang rilis tahun 2017. Sementara untuk para pemain watak, hanya 14 orang actor dan artis afro amerika (dalam berbagai kategori) yang pernah meraih Oscar termasuk Halle Berry dalam film Monster Ball tahun 2001 dan Jamie Foxx dalam film Ray tahun 2004. Ditengah hegemoni kulit putih dan eskalasi gerakan politik sayap kanan yang meningkat,...

Thursday, 17 January 2019

Review Film Glass 2019: Trilogi ini diakhiri dengan cara yg keterlaluan, Anti Klimaks!

Bayangkan apa jadinya dunia ketika tiga orang yang memiliki kekuatan super bertemu dirumah sakit khusus kejiwaan? Glass merupakan penutup dari trilogy yang dimulai sejak 19 tahun lalu. Unbreakable (2000), Split (2017) dan ditutup oleh Glass (2019). Ini adalah trilogi yang mungkin paling rumit dari semua film-film trilogi yang ada karena potongan potongan kisahnya hampir tidak tersambung dengan jelas satu sama lain. Dua sequel sebelumnya,Unbreakble dan Split hanya terhubung oleh adegan terakhir ketika David Dunn yang diperankan oleh Bruce Willis muncul di akhir film. Setelah James McAvoy yang berperan sebagai Kevin Wendel Crumb, orang...

Thursday, 10 January 2019

ESCAPE ROOM: FILM BAGUS NAMUN GAGAL SEJAK ADEGAN PEMBUKA

Escape Room adalah film thriller tentang enam orang asing yang tidak saling mengenal dipertemukan pada sebuah ruangan dan mereka harus menemukan petunjuk untuk keluar atau harus mati. Sebuah teka teki yang membawa kita pada ketegangan yang menyenangkan Film karya Adam Robitel ini jelas bukan film orisinal, tetapi cukup menghibur bila ingin mengawali tahun 2019 dengan lompatan lompatan adrenalin didalam bioskop.  Skenarionya lumayan dengan narasi cepat  yang mau tidak mau menarik kita untuk terus menatap layar. Plot seperti ini jelas bukan yang pertama, beberapa film sejenis pernah muncul seperti Cube, SAW, Belko Experiment,...

Saturday, 22 December 2018

Review Film: Bumblebee: Sebuah Anomali dari delusi futuristic menjadi Human Psikologic

“Sebuah malam yang gelap pun akan menghasilkan bintang yg paling terang” kata Memo mengulang kutipan ibunya di film ini Mari kita lupakan dulu perang antara Marvel Cinematik Universe dan DC Extended Universe. Paramount seharusnya sudah bisa memunculkan bintangnya sendiri sejak eksitensi Transformer non animasi ditahun 2007. Bumblebee adalah spin off yang mungkin berbeda dari semua film film spin off yang ada, meski Michael Bay masih terlibat namun unsur unsurnya hampir semuanya dieliminasi oleh Travis Knight. Travis telah menjadi sutradara penting didunia animasi selama lebih dari 10 tahun, bumblebee adalah pembuktian bahwa dia sanggup...

Thursday, 13 December 2018

Review film AQUAMAN 2018 : Contoh buruk ketika sebuah perusahaan tergesa-gesa dalam mengejar kompetitornya. Fatal dan Malpraktek.

Setelah kegagalan DC dalam Man of Steel (2013) yg babak belur dihujani kritikan , Superman v Batman (2016) yang juga bernasib tak lebih baik, kali ini DC tak menyerah untuk mengejar Marvel. Aquaman diharapkan sebagai balas dendam DC untuk para pencemooh. Sayangnya, kegagalan imajinasi James Wan yang diplot sebagai sutradara menjadikan DC kembali tenggelam dalam penyakit Syndrome Marvel Imitasi. Ekspetasi apa yang diharapkan kepada Aquaman? film yang berdurasi dua jam, 23 menit ini terasa seperti perjalanan panjang menuju kuburan dan DC menjadikan Aquaman sebagai batu nisan yang megah dengan iring2an para peziarah menyanyikan lagu kematian. Nama...

Wednesday, 12 December 2018

Review Film: Widows 2018: Tamparan pada Kesombongan politik kulit putih lewat nyanyian para wanita teraniaya

Sejarah manusia adalah sejarah penindasan perempuan, era feodal, para raja menjadikan perempuan sebagai legitimasi kekuasaaan. Semakin banyak selir semakin berkuasa, hari ini.. para laki laki mengadaptasi itu.. semakin banyak istri, semakin jantan.. . Sutradara film 12 Years A Slave  Steve Mcqueen, hadir dengan karya terbarunya berjudul Widows. Yg diadaptasi dari serial TV berjudul sama di tahun 1983. Difilm ini, dia juga mengajak Gillian Flynn, penulis Gone Girl untuk menggarap naskahnya. Kolaborasi yang terbukti menghadirkan film yang menghibur. Kebanyakan film sejenis dibangun di atas kejeniusan para pelaku, didalangi oleh sekelompok...

Saturday, 8 December 2018

Review Film Mortal Engines 2018: Visualisasi Klasik Perang Kelas di era Post Apocalyptik Pasca Digital

Mortal engines bukanlah film yang bagus tapi jelas ini lebih megah dari kelihatannya. Penuh dengan Fantasi derivative, film ini menjadi persilangan antara Lord of The ring dan Final Fantasy. Peter Jakson seperti sengaja memunculkan kembali kemeriahan imajinatif Lord Of The ring. Sebagai Produser dan penulis naskah, Peter jakson menyapa kembali setelah film terakhirnya The Hobbit yang rilis ditahun 2014. Kursi sutradara dipercayakan kepada Christian Rivers yang memang menjadi kompatriotnya sebagai Visual effect dalam trilogy lord of the ring. Diangkat dari buku Philip Reeve, Mortal engines menyajikan cerita  post apocalyptic 3000 tahun...

Wednesday, 29 August 2018

Dalam Pertempuran Cebong versus Kampret, saya memilih menjadi Nyamuk.

“Substansi perang bukanlah mati untuk negaramu tapi membuat para bajingan lain mati untuknya”  George Patton Friksi politik memanas dan dipastikan akan semakin tajam menjelang Pilpres 2019. Kecebong versus Kampret merupakan label yang diasosiasikan antara pendukung Jokowi vis a vis anti Jokowi. Terminologi tersebut merujuk pada nama binatang yang menjadi peliharaan presiden ke 7 itu. Sementara kampret, entah dari mana munculnya namun cukup marak dimedia sosial untuk memberi julukan bagi mereka yang anti pemerintahan jokowi. Sempat ada harapan munculnya alternatif baru namun pupus ketika SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat...

Pages 231234 »